Categories
Uncategorized

Rekor Graham Potter Vs Tim Enam Besar Liga Utama Inggris

Betontennis.org – Rekor Graham Potter Vs Tim Enam Besar Liga Utama Inggris. Graham Potter secara resmi telah ditunjuk sebagai manajer baru Chelsea. Pria berusia 47 tahun itu ditunjuk untuk menggantikan Thomas Tuchel, yang dipecat setelah gagal menunjukkan penampilan menjanjikan bersama Chelsea.

Perlu diketahui, Chelsea tidak terlalu terperosok pada papan klasemen sementara Liga Premier untuk musim 2022/2023. Cesar Azpilicueta cs tetap berada di posisi keenam dengan 10 poin, hanya tiga poin di belakang Brighton & Hove Albion yang berada di urutan keempat.

Namun demikian, nasib The Blues tentu saja memprihatinkan jika Anda melihat kembali sejumlah penampilan baru-baru ini. Mereka tampak berjuang keras untuk mempertahankan rekor clean sheet yang mereka raih di awal musim Premier League ini.

Catatan Chelsea di Liga Champions juga tidak terlalu menjanjikan. Pada Selasa (6/9/2022), tim asuhan Thomas Tuchel kalah 0-1 dari Dinamo Zagreb di leg pertama Grup E.

The Blues sebenarnya lebih diunggulkan untuk memenangkan pertandingan itu. Terlebih lagi, di atas kertas mereka lebih unggul dibandingkan dengan Dinamo Zagreb. Sayangnya, keberuntungan Chelsea tidak berpihak pada mereka, dan setelah gol Mislav Orsic pada menit ke-13, mereka tampak tidak berkutik.

Serangkaian hasil buruk membuat klub yang berlaga di Liga Champions 2020/2021 itu tidak lagi di bawah kendali Tuchel. Graham Potter menjadi juru taktik baru, menandatangani kontrak berdurasi lima tahun hingga 2027.

Di Stamford Bridge, Potter tidak memiliki tugas yang mudah. Dia harus bisa membantu Chelsea, yang mendekam di posisi keenam klasemen Liga Premier, untuk memperjuangkan tempat di puncak klasemen, dan Daily Mail melaporkan bahwa pemilik Chelsea telah memberikan target kepada Potter untuk musim ini. Manajer Inggris itu diharapkan bisa mencapai posisi empat besar dan membawa The Blues berbicara banyak di Liga Champions.

Potter memang merupakan manajer Liga Premier yang berpengalaman – dia tiba di Inggris pada 2018 dan menangani klub Divisi Championship, Swansea City.

Rekor Graham Potter Vs Tim Enam Besar Liga Utama Inggris

Namun demikian, Potter telah melawan tim-tim papan atas Premier League dalam berbagai kesempatan. Apa catatan Potter melawan mereka. Di bawah ini adalah ulasannya.

Rekor Graham Potter Melawan Arsenal

Rekor Graham Vs Arsenal
Tim Arsenal merayakan gol Gabriel Jesus ke gawang Aston Villa (Premier League 2022/23) (c) AP Photo

Graham Potter memiliki rekam jejak yang cukup sering menghadapi Arsenal. Dia telah bermain melawan The Gunners delapan kali di semua kompetisi.

Di Brighton, Potter telah enam kali melawan Arsenal di Liga Premier. Dia memenangkan tiga pertandingan, imbang satu kali dan kalah dua kali melawan The Gunners.

Potter juga bermain melawan Arsenal di Liga Europa 2017/18 ketika ia menjabat pelatih untuk Ostersund. Mereka menang satu kali dan kalah satu kali pada saat itu.

Tottenham

Rekor Graham Vs Tottenham
Harry Kane merayakan golnya ke gawang Fulham pada Sabtu (9 April 2022) (c) AP Photo

Graham Potter bersama Brighton belum pernah bermain melawan Tottenham di Liga Premier musim ini. Namun, ia sebelumnya sudah tujuh kali menghadapi Spurs.

Potter telah memainkan tujuh pertandingan melawan Spurs di Premier League. Ini menghasilkan tiga kemenangan dan empat kekalahan.

Selain itu, Potter juga melawan Tottenham di Piala FA. Pada kesempatan itu, Brighton kalah dari Spurs 1-3.

Manchester United

Rekor Graham Vs Manchester United
Marcus Rashford melakukan selebrasi setelah mencetak gol saat pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Arsenal, 2022/23 (c) AP Photo

Graham Potter memang sering mendapatkan hasil buruk saat melawan Manchester United. Namun, mereka berhasil memenangkan dua pertemuan terakhir mereka.

Brighton mengalahkan Setan Merah 2-1 dalam pertandingan Liga Premier pertama mereka musim ini. Sebelumnya musim lalu, mereka menang 4-0 di Stadion Falmer.

Potters selalu kalah dari Manchester United dalam lima pertemuan sebelumnya di Premier League. Mereka juga kalah 0-3 di Carabao Cup 2020/2021.

Manchester City

Rekor Graham Vs Manchester City
Para pemain Manchester City melakukan selebrasi saat pertandingan Liga Champions 2022/2023 melawan Sevilla pada Rabu, 9 Juli (c) AP Photo.

Brighton skuad asuh Graham Potter telah bermain enam kali melawan Manchester City di Liga Premier. Namun, rekornya melawan the Citizens tidak bagus.

Potter hanya memenangkan satu pertandingan saat menghadapi Man City. Lima pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.

Potter juga sempat melawan Man City saat melatih Swansea City. Saat itu, mereka kalah 2-3 dalam pertandingan Piala FA.

Liverpool

Rekor Melawan Liverpool
Para pemain Liverpool merayakan gol ke gawang Bournemouth di Liga Inggris 2022/2023, Seksi 7, Sabtu, 27 Agustus 2022 (c) AP Photo.

Graham Potter telah menghadapi Liverpool sebanyak enam kali. Itu juga yang terjadi dengan Brighton di Premier League.

Dalam enam pertemuan itu, Potter hanya mencetak satu kemenangan. Lima pertandingan lainnya berakhir dengan dua hasil imbang dan tiga kekalahan.

Satu-satunya kemenangan Potter atas Liverpool terjadi pada musim 2020/21. Saat itu, Brighton menang 1-0 di Anfield.

Chelsea

Rekor Melawan Chelsea
Para pemain Chelsea merayakan gol Kai Haverts ke gawang West Ham pada Sabtu (9 Maret 2022) (c) AP Photo

Graham Potter saat ini adalah manajer Chelsea. Namun, dia telah memainkan enam pertandingan Liga Premier sebelumnya untuk Brighton melawan The Blues.

Rekor Potter melawan Chelsea cukup menyedihkan. Dia belum pernah memenangkan satu pun dari enam pertandingannya melawan The Blues.

Dari enam pertandingan itu, Potter telah mencatat hasil imbang empat kali dan menderita dua kekalahan. Timnya juga mencetak empat gol dan kebobolan enam gol.

Categories
Berita Sepak Bola Terbaru

5 Penjualan Termahal Graham Potter dalam Karir Kepelatihan

Betontennis.org – 5 Penjualan Termahal Graham Potter dalam Karir Kepelatihan. Graham Potter secara resmi telah ditunjuk sebagai pelatih baru Chelsea. Pria berusia 47 tahun itu telah menggantikan Thomas Tuchel, yang dipecat setelah gagal tampil menjanjikan bersama Chelsea pada awal musim baru.

Perlu diketahui, Chelsea tidak terlalu jauh di bawah klasemen Liga Premier untuk 2022/2023. Cesar Azpilicueta cs masih berada di posisi keenam dengan raihan 10 poin, hanya tiga poin di belakang Brighton & Hove Albion yang berada di urutan keempat.

Namun demikian, nasib The Blues tentu saja memprihatinkan jika Anda melihat kembali sejumlah penampilan baru-baru ini. Mereka tampak berjuang keras untuk mempertahankan rekor clean sheet yang mereka raih di awal musim Premier League ini.

Catatan Chelsea di Liga Champions juga tidak terlalu menjanjikan. Pada Selasa (6/9/2022), tim asuhan Thomas Tuchel kalah 0-1 dari Dinamo Zagreb di leg pertama Grup E.

The Blues diunggulkan untuk memenangkan pertandingan ini. Terlebih lagi, mereka lebih unggul di atas kertas jika dibandingkan dengan Dinamo Zagreb. Sayangnya, Chelsea kurang beruntung, dan setelah gol Mislav Orsic pada menit ke-13, mereka tidak berkutik.

Serangkaian hasil buruk bagi klub pemenang Liga Champions 2020/2021 itu membuatnya tidak lagi di bawah kendali Tuchel. Dan Graham Potter, yang telah menandatangani kontrak lima tahun, telah diberi tugas sebagai manajer baru.

Menurut laporan Daily Mail, pemilik Chelsea telah menetapkan target bagi Potter untuk musim ini. Manajer Inggris itu dituntut untuk mengamankan posisi empat besar dan membawa The Blues melangkah jauh di Liga Champions.

5 Penjualan TerMahal Graham Potter

Penunjukan Potter sebagai juru taktik baru Chelsea bukan tanpa alasan. Potter sering disebut sebagai manajer muda potensial di Inggris.

Potter ditunjuk sebagai pelatih Brighton pada musim panas 2019. Sejak saat itu, Brighton telah berkembang menjadi tim yang sering kali menyulitkan tim-tim besar Premier League.

Potter juga mampu mengubah pemain, bahkan yang bukan nama besar, menjadi pemain yang diincar oleh banyak klub besar di Inggris dan Eropa. Karena itu, mereka bisa dilepas dengan harga tinggi.

Lantas siapa saja pemain yang selama ini ditangani dan dilepas Potter dengan harga tinggi. Berikut ini daftar lima di antaranya.

5. Neal Maupay

Neal Maupay telah bekerja sama dengan Graham Potter di Brighton sejak tahun 2019. Striker asal Prancis ini diakuisisi dari Brentford dengan harga €15.56 juta.

Maupay sejak itu menjadi pemain kunci di lini depan Brighton. Untuk Seagulls, ia ambil bagian dalam 109 pertandingan di semua kompetisi, mencetak 27 gol dan memberikan tujuh assist.

Pada jendela transfer musim panas 2022, Maupay memutuskan untuk meninggalkan Brighton. Ia pindah ke Everton dengan harga 11,8 juta euro.

4. Dan Burn

Dan Burn telah membela Brighton sejak tahun 2018. Bek asal Inggris ini diakuisisi dari Wigan dengan harga €3,55 juta.

Setelah diakuisisi Brighton, Dan Burn langsung dipinjamkan ke tim lamanya. Burn kembali membela skuad The Seagulls pada musim dingin 2019.

Selama waktunya bersama Brighton, Burn memainkan 84 pertandingan dan mencetak dua gol sebelum dilepas ke Newcastle pada musim dingin tahun 2022 dengan harga €16 juta.

3. Yves Bissouma

Yves Bissouma bermain di lini pertahanan untuk Brighton sejak 2018. Sang pemain, yang saat itu bermain di posisi gelandang, ditransfer dari tim Prancis, Lille.

Di Brighton, Bissouma bermain bagus di sektor tengah. Gelandang Mali ini tampil dalam 124 pertandingan, mencetak enam gol dan memberikan tiga assist.

Karena penampilannya yang konsisten, Bissouma dikabarkan diinginkan oleh sejumlah klub Liga Premier. Ia kemudian pindah ke Tottenham dengan harga €29.2m.

2. Ben White

Ben White adalah pemain dari akademi Brighton. Bek asal Inggris ini telah menjadi bagian dari skuad senior Seagulls di musim 2018.

Meskipun Ben White sempat dipinjamkan ke klub lain, ia akhirnya menjadi pemain kunci di lini pertahanan Brighton. Dia telah menjalani 41 pertandingan di semua kompetisi.

White akhirnya dilepas oleh Brighton pada musim panas 2021. Arsenal berhasil mendapatkan pemain berusia 24 tahun itu setelah dia dibeli seharga €65 juta tahun.

1. Mark Cucurella

5 Penjualan Termahal Graham Potter dalam Karir Kepelatihan
Mark Cucurella termasuk dalam daftar 5 penjualan termahal Graham Potter dalam karir kepelatihan

Brighton mengakuisisi Mark Cucurella dari Getafe pada musim panas 2021. Bek asal Spanyol itu tampil bagus pada musim pertamanya di Stadion Falmer. Sebelum bermain untuk Brighton, Marc Cucurella memulai kariernya di akademi Espanyol, Spanyol. Pada usia 14 tahun, ia ditransfer ke akademi Barcelona. Manchester City sempat berharap bisa memboyong Cucurella pada bursa transfer musim panas 2022. Namun, pemain berusia 24 tahun itu akhirnya pindah ke Chelsea dengan harga €65,3 juta hingga 2028.

Setelah ditunjuk sebagai pemain Chelsea, Cucurella tentu saja sangat senang. Ia senang karena bisa bergabung dengan salah satu klub terbesar di Eropa dan dunia.

“Saya sangat senang. Ini kesempatan besar untuk bergabung dengan klub terbaik di dunia, jadi saya senang di sini dan saya akan mencoba membantu tim,” ujarnya di situs resmi Chelsea.

Bos besar Chelsea Todd Boehly, tentu saja, juga mengomentari pembelian Mark Cookler dari Brighton. Dia senang karena dia memiliki beberapa bek hebat di skuadnya.

“Mark adalah bek elit dengan rekam jejak yang terbukti di Liga Premier dan akan menambah kekuatan skuad kami untuk musim baru. Kami terus bekerja keras baik di dalam maupun di luar lapangan. Saya sangat senang Mark menjadi bagian dari masa kini dan masa depan Chelsea,” seru Boehly.

Cucurella telah tampil dalam tujuh pertandingan di semua kompetisi musim ini, memberikan dua assist. Dia sekarang akan bereuni dengan Graham Potter di Stamford Bridge.

Categories
Berita Sepak Bola Terbaru

5 Klub Top Eropa dengan Skuad Termahal 2022, Nomor 1 M City

Betontennis.org – 5 Klub Top Eropa dengan Skuad Termahal 2022, Nomor 1 M City. Klub-Klub top Eropa sangat senang memiliki pemain-pemain hebat. Semakin baik pemainnya, semakin tinggi harganya.

Pada jendela transfer musim panas 2022 lalu, banyak klub berlomba-lomba mencari pemain baru. Banyak dari mereka yang rela menginvestasikan banyak uang untuk meningkatkan kekuatan di skuadnya.

Anthony adalah pemain termahal yang ditransfer musim panas lalu. Pemain asal Brasil itu dibeli Manchester United dari Ajax Amsterdam dengan biaya transfer sebesar £85 juta.

Di bawah Anthony adalah Wesley Fofana. Bek asal Prancis itu pindah ke Chelsea dari Leicester City dengan harga £72 juta.

Kehadiran para pemain mahal tentu saja menambah nilai kekuatan tim. Jadi, klub mana yang memiliki nilai skuad termahal saat ini?

5 Klub Top Eropa dengan Skuad Termahal 2022

Berikut adalah lima klub dengan nilai skuad termahal di Eropa pada musim 2022/2023.

5. Liverpool

Liverpool
Para pemain Liverpool merayakan gol ke gawang Bournemouth pada matchday ketujuh Liga Primer Inggris 2022/2023, Sabtu, 27 Agustus 2022 (c) AP Photo.

Liverpool adalah salah satu tim paling aktif di jendela transfer musim panas 2022. Mereka mengakuisisi Darwin Nunez dari Benfica dengan nilai transfer sebesar £85 juta.

Nunez dengan cepat menjadi salah satu pemain termahal dalam sejarah Liverpool. Dia menyusul jejak para pemain seperti Virgil van Dijk, Alisson dan Naby Keita.

Kehadiran para pemain ini telah meningkatkan nilai skuad Liverpool menjadi £668 juta. Jurgen Klopp tentu saja senang bisa bekerja sama dengan pemain-pemain mahal dan hebat dalam skuadnya.

4. Paris Saint-Germain

PSG, , Skuad Termahal Keempat di Tahun 2022
Tim PSG merayakan gol Kylian Mbappe ke gawang Juventus (Liga Champions 2022/2023) (c) AP Photo

Paris Saint-Germain, klub kaya asal Paris, memiliki banyak pemain bintang. Saat ini memiliki nilai skuad sebesar £728 juta.

Musim panas ini, PSG sangat aktif dalam mengakuisisi pemain di bursa transfer. Les Parisiens berhasil mendapatkan sejumlah pemain untuk mendukung pekerjaan pelatih Christophe Galtier.

Vitinha diakuisisi dari Porto dengan biaya transfer senilai £37,3 juta. PSG juga telah mengakuisisi Nuno Mendes dari Sporting dengan biaya transfer senilai €34,2 juta.

3. Chelsea

Chelsea, Skuad Termahal Ketiga di Tahun 2022
Para pemain Chelsea merayakan gol Raheem Sterling ke gawang Leicester City, 27 Agustus 2022 (c) AP Photo

Chelsea merupakan klub paling boros di jendela transfer musim panas 2022. Skuad asuh Thomas Tuchel ini menghabiskan anggaran hingga £253 juta untuk delapan pembelian baru.

Chelsea telah mendatangkan pemain-pemain seperti Kalidou Koulibaly, Westley Fofana, Marc Cucurella hingga Raheem Sterling. Mereka juga telah mendatangkan Denis Zakaria sebagai pemain pinjaman dari Juventus.

Skuad Chelsea saat ini bernilai £758 juta. Dengan kemewahan pemain yang ada di dalam skuadnya, Tuchel diharapkan bisa membawa The Blues ke tangga juara musim ini.

2. Manchester United

Marcus Rashford melakukan selebrasi setelah mencetak gol saat pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Arsenal, 2022/23 (c) AP Photo.

Manchester United telah memulai era baru dengan Eric Tenhag sebagai manajer. Manajemen Setan Merah tidak ragu-ragu untuk mendukung manajer mereka selama jendela transfer musim panas lalu.

Manchester United mengakuisisi beberapa pemain top termasuk Anthony, Lisandro Martinez, hingga Casemiro. Anthony adalah akuisisi termahal klub dengan nilai transfer sebesar £85 juta.

Setan Merah memiliki nilai skuad sebesar £862 juta. Dengan para pemain baru, MU sekarang memiliki banyak hal yang harus dilakukan di Liga Premier dan Liga Europa.

1. Manchester City

Manchester City, Skuad Termahal 2022
Para pemain Manchester City melakukan selebrasi saat pertandingan Liga Champions 2022/2023 melawan Sevilla, 9/7/2022 (c) AP Photo

Sebagai klub bergengsi Premier League, Manchester City menyusun skuad yang hebat setiap musimnya. Skuad mereka saat ini bernilai £915 juta.

Manchester City juga mengakuisisi pemain pada bursa transfer musim panas lalu. Klub asuhan Josep Guardiola itu mengakuisisi empat pemain.

Pemain termahal adalah Erling Haaland, yang dibeli dari Borussia Dortmund dengan harga £54 juta. Selain itu, The Citizens mengakuisisi Kalvin Phillips dari Leeds United dengan biaya transfer senilai £44,1 juta.

Categories
Berita Sepak Bola Terbaru

5 Pelatih Sepakbola Termahal, Salah Satunya Graeme Potter

Betontennis.org – 5 Pelatih Sepakbola Termahal, Salah Satunya Graeme Potter. Jarang sekali seorang pelatih pindah ke klub lain selama masa jabatannya. Namun demikian, situasi di mana seorang pelatih pindah ke klub lain bisa terjadi jika klub asalnya mengizinkannya. Biasanya, ketika hal ini terjadi, biaya transfer diberikan kepada klub lama sang manajer.

Chelsea telah menunjuk Graham Potter sebagai manajer baru mereka. The Blues telah mendapatkan Potter dari Brighton & Hove Albion.

Potter menggantikan Thomas Tuchel yang dipecat, dengan pria berusia 47 tahun itu menandatangani kontrak lima tahun di Stamford Bridge.

Chelsea harus membeli kontrak Potter dari Brighton untuk menjadikannya manajer baru mereka. Chelsea telah menghabiskan €18,4 juta.

5 Pelatih Sepakbola Termahal

Selain Potter, ada sejumlah pelatih lain yang menerima komisi transfer saat mereka pindah ke klub lain. Jadi siapa pelatih termahal dalam sejarah sepakbola dunia. Berikut ini lima di antaranya.

5. Brendan Rodgers

Brendan Rodgers adalah manajer berpengalaman yang telah bekerja dengan klub-klub Inggris dari Chelsea, Reading hingga Liverpool. Pria asal Irlandia Utara berusia 49 tahun, yang telah memimpin Leicester City sejak pertengahan musim 2018/2019, adalah manajer dengan biaya transfer termahal kelima dalam sejarah.

Brendan Rodgers telah sukses besar sebagai manajer Celtic. Dia berhasil memenangkan tujuh gelar, termasuk Liga Skotlandia.

Karena itu, Leicester City tertarik untuk menunjuknya. The Foxes kemudian mempekerjakan Rodgers, membelinya seharga €10,4 juta pada Februari 2019, dan mengontraknya hingga Juni 2025.

Di bawah Rodgers, Leicester telah memenangkan dua trofi juara, yakni Piala FA 2020/2021 dan Community Shield 2021. Namun, Leicester City saat ini berada dalam posisi sulit. The Foxes saat ini duduk di dasar klasemen Liga Primer dengan satu poin.

Leicester belum pernah memenangkan satu pun dari enam pertandingan pertama mereka di Premier League. Dalam pertandingan terakhir, mereka kalah 5-2 dari Brighton.

Posisi Brendan Rodgers pun berada di bawah pengawasan ketat setelah serangkaian hasil buruk. Ia bisa saja kehilangan pekerjaannya dalam waktu dekat.

4. Andre Villas-Boas

Andre Villas-Boas, manajer asal Portugal berusia 44 tahun yang meninggalkan Olympique de Marseille pada pertengahan musim 2021/2022 dan tanpa klub, adalah manajer transfer termahal keempat dalam sejarah.

Chelsea merekrut Andre Villas-Boas dari FC Porto pada awal musim 2011/2012. Untuk mengakuisisi manajer asal Portugal itu, the Blues harus mengeluarkan 15 juta euro.

Villas-Boas telah menandatangani kontrak tiga tahun dengan Chelsea. Namun, rupanya mantan manajer Tottenham itu hanya bertahan delapan bulan.

Villas-Boas didatangkan Chelsea setelah serangkaian hasil buruk. Dia juga tidak sempat mempersembahkan trofi sebelum meninggalkan Stamford Bridge.

3. Jose Mourinho

Jose Mourinho adalah manajer yang pernah memimpin klub-klub besar seperti Chelsea, Tottenham Hotspur, AS Roma, Real Madrid, Inter Milan dan Manchester United. Manajer berusia 59 tahun itu telah bertanggung jawab atas AS Roma sejak awal musim 2021/2022. Manajer asal Portugal itu adalah manajer dengan nilai transfer termahal ketiga sepanjang masa.

Jose Mourinho meraih kesuksesan luar biasa sebagai manajer Inter Milan, membantu Nerazzurri meraih treble winneres di musim 2009/2010.

Pada awal musim 2010/2011, Real Madrid berhasil membajak Mourinho dari Inter. Harga pembelian Mourinho adalah 16 juta euro.

Mourinho telah berperan penting dalam memenangkan banyak gelar selama tiga tahun di Real Madrid. Di antara gelar-gelar yang disumbangkan Mourinho adalah La Liga 2011/2012, Piala Raja Spanyol 2010/2011 dan satu Piala Super Spanyol pada tahun 2012.

2. Graham Potter

Chelsea baru saja memecat Thomas Tuchel sebagai manajer pada awal musim 2022/2023 setelah dua kekalahan di Liga Premier, kekalahan dari Dinamo Zagreb di leg pertama babak penyisihan grup Liga Champions dan penurunan tajam dalam penampilan.

Dalam laga melawan Dinamo, The Blues sebenarnya memiliki peluang yang lebih baik. Terlebih lagi, mereka lebih unggul di atas kertas dari Dinamo Zagreb. Sayangnya, Chelsea kurang beruntung.

Setelah Mislav Orsic mencetak gol pada menit ke-13, mereka tidak berkutik. Setelah serangkaian hasil buruk, klub yang menjuarai Liga Champions pada musim 2020/2021 ini tidak lagi di bawah kendali Tuchel. Pemecatan Thomas Tuchel baru-baru ini memang mengejutkan para penggemar sepak bola.

Setelah Chelsea memecat Thomas Tuchel, mereka segera mencari manajer baru, menggantikannya dengan pelatih Liga Premier lainnya, Graham Potter.

Potter masih terikat kontrak dengan Brighton & Hove Albion. Oleh karena itu, The Blues terpaksa membelinya dengan harga €18.4 juta. Mantan manajer Brighton & Hove Albion ini pun masuk dalam daftar kedua manajer termahal dalam sejarah.

Potter memiliki kontrak dengan Chelsea hingga 2027. Dia sekarang menghadapi tugas berat untuk meningkatkan penampilan The Blues.

1. Julian Nagelsmann

Penggemar sepak bola Jerman mengenal Julian Nagelsmann dengan baik. Pria Jerman berusia 35 tahun itu sekarang berada di musim keduanya di Bayern dan merupakan manajer transfer termahal dalam sejarah.

Nama Julian Nagelsmann pertama kali mencuat ketika ia mengambil alih RB Leipzig. Bayern kemudian mempekerjakan Nagelsmann pada awal musim 2021/2022.

Untuk mendapatkan Nagelsmann, Bayern harus mengeluarkan 20 juta euro. Ia juga menggantikan Hansi Flick, yang memilih mundur dari jabatannya.

Manajer berusia 35 tahun itu diikat dengan kontrak jangka panjang di Allianz Arena. Nagelsmann akan memimpin Die Roten selama lima tahun ke depan hingga 2026. Bersama Bayern ia memenangkan satu trofi Bundesliga 2021/2022 dan dua DFL Supercups 2021/2022.